OPERASI KELAMIN, HARAM????


Belakangan ini media cetak maupun televisi gencar memberitakan sebuah kasus TRANSEKSUALISME, dimana subjek yg bernama Dhea melakukan OPK (Operasi Penyesuaian Kelamin)….

Sebelumnya Dhea merupakan subjek Skripsi-ku, dan kaget karna tahu berita “pengesahan pengadilan” sebagai perempuan itu dari media…bukan dari yg bersangkutan.

Yah, itu pilihan beliau untuk mem-blow up diri. Tapi aku sangat menyayangkan. Apalagi comment dari MUI yg serta merta “judgement”, tanpa melihat bibit bobot persoalannya.

Emang benar, “OPERASI KELAMIN ITU HARAM”, tapi pada situasi kritis tertentu, memang HARUS dilakukan demi tercapai kemashlahatan. Karna kasus ini tidak bisa dilihat HANYA DARI PERMUKAAN SAJA. Makanya peran Psikiater & Psikolog berperan penting untuk menangani kasus ini, sebagaimana pihak Medis pun turun tangan didalamnya.

Well, this is it. Kasus Dhea bukan yg pertama. meski Kontroversial di kalangan masyarakat masih ada, dan akan terus begitu. Apapun itu, dan bagaimanapun itulah hidup. Sebuah proses yg tak terjamah.
Dan yang pasti Allah Maha Tahu, dan Hak Priogatif Allah atas semua yg terjadi di muka bumi ini.

“Kun Faya Kun — Jadi, Maka Jadilah”

Advertisements

9 thoughts on “OPERASI KELAMIN, HARAM????

  1. Apapun alesannya,, ya Jane,, secara subjectif,, teteuph gag setuju sieh,,, tp berhubung judgement haram ato enggak bukan jobdesku yak,,, wallaahu ‘alam,, kupikir smua org ingin yg trbaik bwt dirinya,, kupikir MUI brtindak jugak demi kemashlahatan ummat,,,

    • Yeah……
      Bukan subjektif juga…….
      Tapi aq ngomong juga berdasarkan perspektif dari byk sumber……secara kan Skripsi-ku kemarin itu….hehehehehehe

      Sometimes, MUI terlalu impulsif seh ngasih fatwa…..

      padahal kasus per kasus itu gak bisa di generalisir nih haram…nih halal…..

      ribet!!!

      tp yah namanya cari duit, dgn dalil-dalil agama sih yah….

      yah wes toh….

  2. Entahlah,, cari duit,, ato emang biar ada kerjaan,,, hehe,, takut dicatet mulekat sbg prasangka buruk ah,,, mungken karna orangnya makin ke sini banyak,, kasusnya makin kompleks,, barangkali mksd MUI masang portalnya rada kejaohan dr pintu masuk,, ::halah,, opo seh?::

  3. Kasus semacam ini masih “abu-abu” jane,sulit untuk dbahas,ujung2ny timbul kontroversi.
    Eh jane,aku lagi dranto lho,bsok mau k medan,sayang y kmu gak lg dmedan

  4. lakuin hal yg bikin km ngerasa nyaman sepanjang hal tu ngga di jalan yg salah. inget! idup cuman skali so lakuin hal yg bikin idup tu tambah menyenangkan

  5. Kalo dibahas malah semakin tambah gak jelas karena semua akan berargumen menurut nafsunya masing-masing atas nama logika, perspektif, teori, bahkan Tuhan!!! Buat aku, yang terpenting adalah berikhtiyar sebaik mungkin dan melakukan segala sesuatunya dengan aman dan bertanggungjawab setelah itu biar Dia Yang Maha Menghakimi .. Thanks Jane, tulisan kamu so good!!!

  6. sesulit apapun menetukan jati diri…operasi kelamin tetap aja melanggar…tidak hanya etika sosial tapi juga etika terhadap ALLAH..setiap ciptaan ALLAH telah ditentukan kadar dan nilainya….ga ada yg kurang kok..kalau pd akhirnya ada yg m…engatakan bahwa ini pilihan sulit..sebenernya itu bukan pilihan sulit….cuma sekedar pembenaran opinsi pribadi yg kalau dilirik lagi jauh ke hati……itu ga bisa dibenarkan…tanyakan aja pd yg operasi kelamin..apa hatinya iklas??
    sesunguhnya ALLAH meRABkan pada hati manusia kenerana yg tak terbantahkan……
    kalau konteksnya sosial yaitu mengehargai perbedaan dan kaum mintoritas serta kesetaraan gender mungkin wadagh ini tepat..tapi kompas yang terbaik tetap agama…..
    masalah MUI mengharamkan hal ini….itu cukup beralasan..karena ALLAH menciptakan manusia Laki-laki dan perempuan..tidak ada evlolusi, transformasi, atau apalah yg menunjukan perubahan yang dapat dibernkan melalui rasionalitas……haha.a……ceramah agama membangun manusia baru….kutip dari mana yah????????

  7. Endah = yeah….

    Ratna = Bener bgt. Anyway, pengen seh ktmu di Medan yah…

    Made Yanitha = Hidup cuma sekali. Dan yg paling penting byk beramal buat bekal nanti….

    Maemar = aku pikir gak ada salahnya belajar dari pola pikir GUSDUR………..beliau salah satu tokoh yg mengispirasi dalam hal pemikiran mengenai sebuah perbedaan pendapat…

  8. Dari diskusi Soft Launching novel LOST BUTTERFLY, disimpulkan masih banyak yang awam soal hukum “ganti kelamin”. Ada baiknya bila kita simak tanya jawab sebagai berikut:

    Soal:

    Ada sejumlah orang yang secara fisik lelaki, namun menyandang ciri…-ciri khas kewanitaan secara psikologis, dan memiliki kecenderungan seksual sebagai seorang wanita. Seandainya tidak melakukan ganti kelamin, maka mereka akan terjerumus dalam kerusakan. Apakah mereka dapat disembuhkan (diobati) melalui operasi bedah?

    Jawab:

    Operasi bedah tersebut boleh dilaksanakan, bila bertujuan untuk menyingkap dan menampilkan jenis kelamin (seksualitas) sejatinya, dengan syarat tindakan itu tidak menimbulkan (meniscayakan) perbuatan haram dan berdampak negatif.

    Soal:

    Apa hukum melakukan (menjalani) operasi bedah untuk mengubah waria (banci) menjadi wanita tulen, atau menjadi lelaki tulen?

    Jawab:

    Tidak ada larangan untuk tindakan itu sendiri, namun ia wajib untuk tidak melakukan tindakan-tindakan pendahuluan yang haram.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s